Kenali 10 Penyebab Benjolan di Ketiak Kanan Sakit Bila Ditekan

Benjolan di ketiak kanan yang menimbulkan rasa sakit saat ditekan tentunya membuat kekhawatiran bagi setiap orang. Benjolan di ketiak kanan tidak hanya tanda dari penyakit berbahaya saja, namun juga dapat menjadi tanda dari efek samping obat-obatan yang dikonsumsi.

Maka dari itu, sangat penting untuk kita mengetahui lebih jauh penyebab benjolan di ketiak kanan sakit bila ditekan. Simak informasinya berikut ini.

Apa itu benjolan di ketiak kanan?
Benjolan di ketiak kanan adalah suatu kondisi munculnya pembengkakan dengan ukuran kecil hingga besar di sekitar ketiak. Benjolan di ketiak kanan ini dapat terasa keras, kenyal, ataupun lunak, dan biasanya berwarna kemerahan.

Benjolan di ketiak kanan ini biasanya dapat muncul dari ibu menyusui, ataupun bagi mereka yang sering mencukur bulu ketiak sehingga menimbulkan infeksi pada ketiak. Tetapi, benjolan di ketiak kanan juga dapat menjadi tanda dari penyakit berbahaya sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Apa penyebab benjolan di ketiak kanan?
Benjolan di ketiak kanan dapat disebabkan oleh banyak hal dan memiliki pembengkakan yang berbeda-beda dari masing-masing penyebab. Berikut adalah penyebab-penyebab benjolan di ketiak kanan:

  1. Infeksi kelenjar getah bening
    Infeksi kelenjar getah bening akan membuat benjolan di ketiak yang mana adalah lokasi dari kelenjar getah bening. Infeksi kelenjar getah bening ini adalah tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi virus ataupun bakteri yang masuk. Biasanya pembengkakan kelenjar getah bening ini akan hilang dengan sendirinya.
  2. Benjolan Bisul
    Benjolan bisul adalah peradangan abses berwarna merah yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Biasanya bisul memiliki tekstur yang lunak dan berisikan nanah sehingga menyebabkan rasa sakit.
  3. Benjolan kista
    Kista adalah benjolan berisi cairan nanah ataupun udara yang dapat tumbuh di ketiak dan menimbulkan rasa sakit. Biasanya, benjolan kista dapat tumbuh akibat dari proses mencukur bulu ketiak yang kurang baik.
  4. Alergi pada ketiak
    Alergi pada ketiak biasanya disebabkan oleh produk yang tidak cocok dengan kulit ketiak. Ketidakcocokan ini dapat menimbulkan pembengkakan dan rasa sakit pada ketiak.
  5. Pertumbuhan kutil
    Kutil adalah suatu gangguan kesehatan kulit yang ditandai dengan munculnya jaringan lunak di kulit dan berukuran kecil.
  6. Lipoma
    Lipoma adalah jaringan tumor yang tumbuh pada ketiak dan menyebabkan timbulnya benjolan di ketiak namun biasanya tidak disertai dengan rasa sakit.
  7. Efek vaksinasi
    Efek vaksinasi biasanya menyebabkan benjolan di ketiak akibat dari reaksi vaksin menyerang sistem kekebalan tubuh.
  8. Limfoma
    Limfoma adalah pertumbuhan sel kanker pada kelenjar getah bening sehingga menyebabkan benjolan pada ketiak. Limfoma harus segera ditangani dengan baik sebelum terjadi peningkatakan stadium kanker yang lebih tinggi.
  9. Kanker payudara
    Kanker payudara adalah pertumbuhan sel kanker yang ada di payudara dan menyebabkan benjolan di ketiak. Sama seperti limfoma, kanker payudara juga harus ditangani oleh medis dengan cepat.
  10. Efek obat-obatan
    Benjolan di ketiak kanan seringkali disebabkan oleh efek obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Benjolan yang muncul ini biasanya akibat dari reaksi alergi terhadap kandungan obat yang dikonsumsi.

Apakah benjolan di ketiak berbahaya?
Bahaya benjolan di ketiak dapat dilihat dari penyebab benjolan tersebut. Biasanya, tingkat keparahan benjolan di ketiak akan mengacu pada besarnya benjolan, tekstur benjolan, dan risiko komplikasi yang akan terjadi dari benjolan tersebut. Maka dari itu, pasien harus memeriksakan benjolan di ketiak kepada tim medis untuk mendapatkan diagnosa serta penanganan terbaik.

Selain daripada itu, benjolan di ketiak kanan dapat diobati dengan menjaga kesehatan, minum air mineral yang cukup, menjaga kebersihan ketiak, serta mengonsumsi obat antiinflamasi yang telah diresepkan oleh dokter.

Apa Saja Makanan yang Mengandung Potasium? Berikut Penjelasannya

Mungkin kamu masih merasa asing dengan kata potasium. Zat ini merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan untuk memenuhi zat gizi sehari-hari. Tidak hanya kalsium dan magnesium saja, tetapi potasium juga berperan penting bagi kesehatanmu.

Menemukan makanan yang mengandung potasium tidak sulit, lho. Kamu bisa dengan mudah mencari makanan yang mengandung potasium di sekitarmu. Mari baca penjelasan di bawah ini:

Apa itu potasium?

Potasium atau juga bisa disebut dengan kalium merupakan salah satu elektrolit yang memiliki peran penting untuk tubuh. Zat ini tidak dibentuk secara alami oleh tubuh melainkan melalui makanan yang kamu konsumsi.

Mengonsumsi potasium dapat memenuhi kebutuhan gizi tubuh seperti menyeimbangkan cairan serta mineral dalam tubuh. 

Kandungan potasium

Kandungan potasium pada makanan berbeda-beda tergantung jenis makanan. Ada yang sebanyak 165 mg hingga 925 mg per porsi. Untuk lebih mengetahui kandungan potasium tiap jenis makanan, simak penjelasan lebih detail di bawah ini:

  • Susu mengandung 260-45 mg 
  • Sayuran tinggi potasium mengandung 220-925 mg 
  • Buah tinggi potasium mengandung 200-425 mg
  • Makanan protein mengandung 210-400 mg
  • Makanan molase mengandung 295 mg
  • Cokelat mengandung 165 mg

Manfaat potasium

Mengonsumsi makanan yang mengandung potasium sangat dianjurkan, lantas apakah manfaat potasium yang bisa kamu peroleh?

  • Mengurangi peradangan 
  • Meningkatkan kekuatan dan kesehatan otot
  • Mencegah penyakit batu ginjal
  • Mencegah penyakit stroke
  • Mencegah penyakit jantung
  • Meningkatkan kesehatan usus
  • Mencegah penyakit diabetes
  • Meningkatkan fungsi pembuluh darah
  • Meningkatkan sistem kerja saraf
  • Meningkatkan kekuatan tulang

Makanan yang mengandung potasium

Setelah kamu mengetahui segudang manfaat potasium di atas, berikut adalah ragam makanan mengandung potasium yang bisa kamu konsumsi:

  1. Ubi jalar dan kentang

Ubi jalar merupakan sumber potasium yang baik. Ubi jalar dengan berat 180 gram menghasilkan 18% potasium harian. Uniknya, makanan ini juga memiliki kandungan empat kali lipat vitamin A.

Kentang juga merupakan sumber potasium yang baik. Kentang seberat 299 gram bisa menghasilkan potasium harium sebesar 34%. Sepertiga kandungan potasium terletak pada kulitnya. Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi kentang tanpa mengupas kulitnya. 

  1. Kacang putih

Meskipun ukuran kacang tidak besar, namun siapa sangka jika sumber potasium terbaik justru ada di kacang-kacangan salah satunya adalah kacang putih. Dalam 179 gram mengandung 829 mg potasium. Selain itu, di dalamnya juga ada serat dan antioksidan yang tinggi.

  1. Buah bit

Buah bit juga kaya akan potasium. Satu cangkir potasium atau 170 gram mengandung 518 mg potasium. Buah ini juga mengandung folat, antioksidan, dan nitrat.

  1. Bayam

Sayuran yang sering dikonsumsi oleh masyarakat ini juga mengandung potasium tinggi. 180 gram bayam dapat memenuhi kebutuhan potasium harian sebanyak 18%.

  1. Tomat

Buah maupun sayuran tomat dengan berat 244 gram bisa memenuhi kebutuhan potasium harian sebesar 17%. Di dalamnya juga kaya akan zat lain, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan tembaga.

Bolehkah Ibu hamil mengkonsumsi potasium?

Tidak ada larangan Ibu hamil mengkonsumsi potasium. Justru potasium sangat dianjurkan dikonsumsi selama kehamilan karena banyak sekali manfaat yang Ibu dan bayi dalam kandungan bisa peroleh. Manfaat mengkonsumsi potasium bagi ibu hamil adalah:

  • Menjaga keseimbangan elektrolit tubuh Ibu hamil
  • Membantu menjaga pertumbuhan janin
  • Mendorong kinerja saraf dan otot
  • Mencegah dari kram

Nah, itu adalah penjelasan mengenai potasium serta manfaat potasium yang bisa kamu peroleh jika rutin mengkonsumsi makanan mengandung potasium.