Ibu Hamil Positif Covid? Jangan Panik, ini Faktanya!

Menjalani kehamilan di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut kadang membuat sang ibu khawatir karena bisa saja terpapar virus corona. Namun, bagaimana jika ibu hamil positif Covid?

Mungkin kamu akan bertanya-tanya, “Ibu hamil positif Covid-19 apa yang harus dilakukan?” atau “Ibu hamil positif Covid-19, apakah berpengaruh pada janin?”. Yuk kita temukan jawabannya pada artikel ini.

Kenali Ciri Ibu Hamil Positif Covid-19

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan menyerang pernapasan. Ciri atau gejala Covid-19 yang mungkin muncul pada ibu hamil tidak jauh berbeda dengan gejala pada umumnya, antara lain:

  • batuk
  • demam
  • sesak napas
  • merasa dan mudah lelah
  • menggigil dan gemetar
  • sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • nyeri otot dan pegal-pegal

Pada dasarnya, ibu hamil disarankan melakukan pemeriksaan rutin meskipun di masa pandemi. Terlebih, jika kamu merasakan salah satu atau lebih dari ciri-ciri di atas, jangan ragu untuk melakukan swab antigen atau polymerase chain reaction (PCR) dan segera menghubungi dokter. 

Bagaimana Jika Ibu Hamil Positif Covid-19?

  1. Tetap Tenang

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah tetap tenang dan berpikiran positif. Ibu hamil positif Covid-19 dilarang merasakan cemas atau stress berlebih. Karena stress tak hanya menurunkan imuitas, tetapi juga dapat berdampak buruk pada janin.

  1. Konsultasi dengan Dokter

Segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Akan lebih baik jika kamu berkonsultasi dengan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) yang tengah memantau kehamilanmu.

Dokter akan meresepkan obat-obatan dan vitamin yang sesuai dengan kondisi ibu hamil positif Covid-19. Dokter juga akan memutuskan kamu dapat isolasi mandiri atau perlu perawatan di rumah sakit.

  1. Menjaga Pola Makan Sehat

Jangan lupa untuk memakan makanan sehat dan bergizi, serta lengkap sumber nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah-buahan. Selain itu, pastikan kebutuhan air minummu tercukupi dengan baik.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan ibu hamil perlu mengonsumsi minimal 2,1 liter air mineral atau sekitar 8 gelas setiap harinya. Tentu lebih baik jika ibu hamil postif Covid-19 dapat mengonsumsi air mineral lebih dari yang dianjurkan.

  1. Istirahat Cukup

Ibu hamil positif Covid-19 tentu memerlukan istirahat yang cukup, bahkan lebih dari biasanya. Istirahatkan fisik dan mentalmu, untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan memulihkan diri.

Dampak Covid-19 pada Janin

Menurut World Health Organization (WHO), ibu hamil positif Covid-19 mengalami peningkatan risiko berat jika terinfeksi, dibandingkan perempuan yang tidak hamil pada rentang usia yang mirip.Ibu hamil positif Covid-19 yang memiliki penyakit bawaan seperti asma, paru-paru, kerusakan hati, diabetes, dan kondisi medis lainnya berpotensi memiliki gejala yang lebih parah.

Selain itu, ibu hamil positif Covid-19 yang terpapar pada trimester ketiga juga dikaitkan dengan peningkatan kemungkinan persalinan prematur. Untuk itulah pemeriksaan rutin secara berkala dan konsultasi dengan Dokter sangat diperlukan.

Mengenai dampaknya terhadap janin, WHO mengatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya virus hidup (aktif) pada sampel cairan di dalam rahim ibu hamil positif Covid-19 di sekitar bayi maupun sampel air susu ibu (ASI).

Hal ini berarti, metode persalinan  ibu hamil positif Covid-19 ditentukan oleh indikasi medis obstetri preferensi individu, bukan dari status penyintas Covid-19. Hal tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa setelah bayi dilahirkan, ibu hamil positif Covid-19 dapat menyusui bayinya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Langkah Pencegahan agar Ibu Hamil Tidak Terpapar Covid-19

Pepatah lama mengatakan, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Langkah mudah berikut dapat kamu terapkan untuk menncegah virus SARS-CoV-2 mampir ke tubuhmu:

  1. Melakukan vaksinasi Covid-19

Sejak pertengahan 2021 lalu, berbagai peelitian telah membuktikan bahwa vaksinasi aman bagi ibu hamil.  

  1. Menjaga protokol kesehatan

Meskipun sudah vaksin dan kasus Covidd-19 mengalami penurunan, tak ada salahnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Gunakan masker dengan benar dan tepat, rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang sesuatu, serta menjaga jarak dan membatasi aktivitas di kerumunan.

  1. Menjaga  pola hidup sehat

Pola hidup yang sehat dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu mengonsumsi makanan yang bergizi lengkap dan mencukupi kebutuhan cairan, menjaga pola tidur minimal 8 jam setiap hari, dan berolahraga secara rutin.Gimana? Sudah lebih tenang kan? Eits, tapi artikel ini hanya membantu menguraikan gambaran umum mengenai ibu hamil positif Covid-19. Jangan lupa untuk berkonsultasi secara langsung dengan doktermu ya. Salam sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.